Minggu, 13 Juli 2008 | 16:56 WIB
Laporan Wartawan Kompas Samuel Oktora
ENDE,MINGGU - Sebanyak enam kabupaten, di Flores bagian barat, Nusa Tenggara Timur terancam pemadaman listrik total. Hal itu karena pasokan solar ke PLN setempat yang jauh dari kebutuhan, bahkan persediaan solar pun nyaris habis.
Keenam kabupaten itu adalah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, dan Nagekeo . Sejak hari Kamis (10/7) lalu, pemadaman listrik bergilir tak terhindarkan, yang rata-rata padam sekitar enam jam per hari. "Kalau hari ini Pertamina tak memasok solar sesuai dengan kebutuhan , kami hanya mengandalkan solar yang ada. Begitu persediaan habis, pemadaman total akan terjadi," kata Manajer PLN NTT Cabang Flores Bagian Barat Syaifur Rachman , Minggu (13/7), di Ende.
Menurut Syaifur, PLN Cabang Flores Bagian Barat untuk melayani enam kabupaten mengandalkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Rata-rata kebutuhan solar per hari sekitar 70 kiloliler (kl) 40 kl di antaranya untuk Ende, Ngada, dan Nagekeo, sedangkan yang 30 kl untuk wilayah Manggarai.
Sejak hari Kamis, pasokan untuk Ende dan sekitarnya saja cuma 20 kl. Padahal, pasokan sejumlah itu hanya cukup untuk wilayah kota Ende, sementara daerah pedalaman, maupun Ngada, dan Nagekeo tak mencukupi.
Kepala Depot Pertamina Ende Wawan Gunawan ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa pasokan ke PLN memang dibatasi. "Hal itu terpaksa dilakukan, karena kapal tanker terlambat masuk. Tapi hari ini kapal tanker telah tiba dengan memasok 1.000 kl solar. Dengan demikian stok solar aman paling tidak untuk 15 hari ke depan," ujar Wawan,
SEM
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
ternyata wilayah NTT kena dampaknya juga ya...
tanggapannya gimana?
Tags: http://www.kompas.com/read/xm…
Share
-
▶ Reply to This