hi.....teman2 pecinta kampung academia NTT, mari kita membangun NTT dari tanah rantau tidak perlu kita harus pulang daerah setiap pilkada untuk mencalonkan diri. mari bersatu membangun NTT dari tanah rantau. masyarakat aerah sekarang makin cerdas, mereka memilih calon secara objektif bukan subjektif. maka kita yang mengenyam pendidikan atau bekerja di daerah lain jangan hanya pulang kampung saat ada pilkada. apa sumbangsih kita untuk NTT.
Bos perlu juga ditanyakan, mengapa orang NTT banyak yang merantau di Batam, Irian, Kalimantan, Sumatera dan Jawa, atas inisiatif pribadi. Coba tanyakan apa pernah ada perhatian Pemda NTT untuk tenaga tenaga kerja NTT di luar NTT, misalnya pelatihan, atau acara undangan pulang kampung bareng yang kiranya dapat membawa dana cukup besar untuk NTT dari luar. Pemda Sumatera barat beberapa kali mengundang seluruh orang minang di rantau untuk kunjungan balik kampoang dan berapa dana yang dibawa warganya ke Tanah Minang. Begitupun Pemda Tegal bila menjelang lebaran pasti ada spanduk dan acara pemda untuk menyambut warga tegal yang bekerja di luar tegal yang pulang kampung. Tapi di NTT pernah ada ? boro boro perhatikan, padahal mereka harusnya bersyukur bahwa dengan banyaknya orang NTT kerja di Luar maka dana yang mengalir ke NTT dari sektor swasta cukup besar, juga ikutg mengurangi pengangguran di NTT, dan lebih dari itu. Namun yang terjadi sering penguasa NTT menganggap kita hanya "tapaleuk" .