Berbicara masa depan, berarti kita berbicara tentang generasi muda. Anak-anak kita adalah masa depan dan asset bagi keluarga, daerah maupun Negara di masa datang. Masa depan seperti apa yang kita inginkan tergantung generasi muda kita saat ini. Keluarga, lingkungan sangat besar peranannya bagi pembentukan generasi muda kita. Salah satu dasar pembentukan generasi muda kita adalah pendidikan formal maupun non-formal. Melihat hal ini, mungkin kita semua akan setuju bahwa begitu banyak hal yang harus dibenahi dalam hal memajukan pendidikan DI Propinsi NTT ditingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Baik itu pembenahan sarana maupun prasarana.
Kalau kita jeli melihat bahwa, ternyata begitu banyak anak-anak di Propinsi kita tercinta ini belum tersentuh bidang pendidikan. Keadaan ini dapat kita lihat di terminal, pasar, jalan-jalan yang kebanyakan di dominasi oleh anak-anak dibawah usia kerja. Tuntutan hidup merupakan faktor utama pendorong mereka harus turun ke jalan-jalan, pasar atau terminal. Tetapi kalo kita lebih menyadari lagi bahwa hal tersebut merupakan cerminan kehidupan Negara kita dan
Daerah kita khususnya. Sebagai contoh keadaan ini dapat dilihat jelas di Kabupaten Belu, dimana anak-anak dibawah usia 6 tahun harus turun ke jalan bersama orangtua untuk berjualan sayur dan lain-lain dan masih begitu banyak contoh yang ada didepan mata kita, yang bisa kita renungkan bersama. Usia demikian seharusnya merupakan usia dimana mereka bisa menikmati masa kecil bersama teman-teman mereka di Taman Kanak-kanak atau mulai berpikir tentang cita-cita dan mempersiapkan diri untuk merebut masa depan mereka.
Salam
Dayat Kay
Tags:
Share
-
▶ Reply to This