melihat perkembangan situasi yang terjadi beberapa waktu terakhir semakin menegaskan bahwa kita sedang menuju situasi degradasi yang susah untuk di deskripsikan. perihal korupsi nomor wahid, kemiskinan di ekor. artinya dalam jangka waktu yang lama atau mungkin selama negeri ini ada kita masih akan berada pada situasi yang sama dengan keadaan yang semakin lama semakin menggenaskan.
sudah saatnya perlu wacana perubahan yang bukan sekedar verbalisme, tetapi dapat dikongkritisasi dalam praxis. banyak sudah konsep tentang perubahan yang diwacanakan. menurut teman2 akademia saat ini yang paling mungkin untuk dikerjakan sebagai jawaban atas sekian situasi ini apa?
menurut beta..... yang kalau memungkinkan.......tak usah ada DPR.......langsung sa pertanggung jawabkan kinerja, mulai dari program kerja sampai dengan pertanggung jawabannya melalui media massa, langsung ke masyarakat, sehingga terjadi kontrak politik langsung dengan masyarakat......karena semua sistem kita sudah korup dari hulu ke hilir... demikian sebaliknya. masalah dimasyarakatpun juga kompleks, karena ada sekelompok besar orang yang mau dibodohi...dijadikan kuda tunggangan dengan iming-iming jabatan.... yang akhirnya menghancurkan sistem. kalau perlu sistem birokrasi PNS di menggunakan konsep profesionalisme seperti di perusahaan profesional gitu loh..... kalau sekarang mau pecat PNs susahnya bukan main..... prosedur panjang,..... mau CPNSD.... juga ehm.ehm........ biaya promosi caleg/cabup/dll ditiadakan... biar sonde menjadi hutang politik pada saat terpilih mulai penuhi kembali pundi-pundi yang kosong........masalahnya sinterklass mendadak sekarang ini banyak sih....hanya bedanya sonde iklas.......... itu.... yang bikin terjadinya degradasi konsep melayani. semoga forum ini dapat menghasilkan pemimpin yang bersih dan memiliki visi mulia dalam membangun NTT. amin. GBU